Polri: Sembilan Tersangka Penyebar Hoax Bencana ditangkap

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Polisi menangkap sembilan orang yang diduga menyebarkan informasi bohong alias hoaks terkait bencana. Mereka ditangkap di sejumlah daerah.

Terbaru, polisi menangkap Royke Salendo di Bekasi, Jawa Barat pada Rabu, 3 Oktober 2018. Royke ditangkap karena telah mengunggah informasi bohong soal penerbangan gratis pesawat Hercules tujuan Makassar-Palu dan sebaliknya sehari lima penerbangan.

Informasi bohong itu disebar pada 30 September 2018," ucap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Drs. Setyo Wasisto.SH, melalui keterangan tertulis, Kamis, (4/10/2018)

Sebelumnya, pada Selasa, 2 Oktober, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah mengidentifikasi 14 akun media sosial yang diduga menyebar berita bohong soal bencana di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Dari identifikasi itu, didapat sembilan tersangka yang telah ditangkap.

Yakni, Epi Wariani ditangkap di Lotim, NTB, pada 2 Oktober 2018. Epi ditangkap karena menyebar berita bohong yang menyebut wilayah NTB masih waspada bencana pada 28 September 2018.

Kemudian, Joni Afriadi ditangkap di Batam karena mengunggah gambar bohong soal gempa. Selanjutnya, Uril Unik Febrian ditangkap di Sidoarjo karena telah mem-posting tulisan seolah-olah sangat mungkin terjadi gempa di Pulau Jawa khususnya Jakarta, pada 2 Oktober.

Keempat, Bobby Kirojan ditangkap di Manado karena pada 24 Agustus memuat tulisan yang sama dengan Uril. Selanjutnya, Ade Irma Suryani Nur yang ditangkap di Jeneponto lantaran pada 28 September 2018 mem-posting tulisan bendungan Bili-Bili retak disebabkan gempa. 

Keenam, tersangka Dhany Ramdhany ditangkap di Cipinang Muara, Jakarta Timur, karena pada 1 Oktober mengunggah tulisan serupa Uril. Selanjutnya, Martha Margaretha ditangkap di Surabaya, 3 Oktober 2018 karena mengunggah konten berita bohong soal berita gempa megathrust Pulau Jawa berkekuatan 8,9 SR.

Terakhir, Malini ditangkap di Pekanbaru pada 3 Oktober karena sehari sebelumnya telah memuat tulisan informasi palsu prediksi BMKG Jakarta dan Jawa sekitarnya akan terjadi gempa susulan dengan kekuakan 8,6 SR.(hy)

  • Whatsapp

Index Berita