Polda Metro Jaya: Sebanyak 136.142 Pelanggaran Lalu Lintas Selama Operasi Zebra 2017

haddy, 15 Nov 2017, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Sebanyak 136.142 pelanggaran lalu lintas terjadi sepanjang 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra 2017 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 32% dibandingkan operasi serupa yang dilakukan pada 2016 lalu. Banyaknya kecelakaan dan pelanggaran di jalan Ibu Kota karena pengguna jalan yang kurang sadar akan tertib berlalu lintas."Memang masih banyak masyarakat yang tidak tertib ketika berkendara," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra pada wartawan Rabu (15/11/2017).

Selain pengguna kendaraan roda empat pengendara sepeda motor juga menjadi yang terbanyak dalam melakukan pelanggaran. Pasalnya, jumlah pengendara sepeda motor yang mencapai 20 juta menjadi yang terbanyak melintas di jalanan Jakarta. Sedangkan kendaran roda empat mencapai 7 juta unit. Pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara sepeda motor selain kelengkapan kendaraan seperti helm, surat-surat dan lampu kendaraan. Banyak juga pengendara sepeda motor bertindak ugal-ugalan di jalan seprti melawan arus dan lainnya. Saat ini pihaknya terus mengupayakan peningkatan kesadaran masyarakat dengan sistem jemput bola. Salah satunya melakukan pendekatan dengan komunitas-komunitas yang menaungi para pengendara sepeda motor.

Pihaknya juga telah bekerja sama dengan pemerintah untuk memasukkan pelajaran lalu lintas dalam kurikulum setiap pelajaran. ”Jadi, kami sudah menyentuh seluruh kalangan,” ucap Kombes Pol Halim Pagarra.

Hasil Operasi Zebra selama 14 hari didapati 136.142 pelanggaran. "Jumlah ini naik 32% dibandingkan 2016 lalu sebanyak 102.835 pelanggar," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra

Sepeda motor tercatat paling banyak melakukan pelanggaran yakni, 18.246 pelanggar. Sedangkan melanggar rambu berhenti dan parkir sebanyak 15.196 kendaraan serta melanggar marka berhenti berjumlah 12.602 kendaraan. Jenis pelanggaran mobil dan kendaraan khusus terbanyak adalah melanggar rambu berhenti dan parkir sebanyak 10.828 kendaraan. Sedangkan melanggar marka berhenti berjumlah 9.252 kendaraan dan kelebihan muatan sebanyak 4.271. "Untuk barang bukti yang disita adalah 61.477 SIM, 74.039 STNK, dan 626 kendaraan. Sedangkan wilayah paling banyak dilakukan penilangan adalah Jakarta Timur dengan jumlah 18.125 kendaraan dan Jakarta Barat sebanyak 17.780 kendaraan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu