KSPI dan KPBI Serukan Pilpres 2019 Damai dan Cegah Hoax

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Said Iqbal menyerukan pemilihan presiden 2019 harus dilalui dengan kegembiraan dan meredam hoax. Kemudian pesta demokrasi 5 tahunan ini merupakan tonggak pembangunan yang perlu disusun bersama melalui ide dan gagasan bukan permusuhan.

"Bahwa kita melalui 3 konfedersai (KSPI dan KPBI) dan serikat lainnya tingkat nasional dan daerah menyerukan kepada seluruh buruh, elit politik dan masyarakat untuk menyambut pesta demokrasi 2019 dengan penuh kegembiraan. Kenapa gembira karena akan ada ajang pemberian pilihan untuk menentukan legislatif dan presiden atau nasib bangsa ke depan," terangnya di Jakarta, Kamis (25/10/2018)

Menurut dia perbedaan pandangan politik tidsk perlu saling diluapkan dengan saling mengejek, menyebar fitnah dan hoax. Cara itu berdasarkan agama manapun maupun konstitusi tidak dibenarkan.

"Kita juga menyerukan kepada semua rakyat khususnya buruh menghindari berita hoax. Terkadang berita melalui sosmed, group WA maupun lainnya sulit diverifikasi pengguna sosial media. Namun bila ditemui berita berisi kebohongan fitnah adu domba, bisa diukur oleh diri masing masing dengan tidak menyebarkannya," paparnya.

Menghindari berita hoax merupakan langkah nyata membangun negara lebih baik ke depan. Pasalnya berita bohong menimbulkan keresahan dan terkadang perpecahan.

"Kita harus belajar dengan berita Ratna Sarumpaet dan pembakaran bendera. Jika tidak jadi bahan evaluasi dan pelajaran maka cita-cita mendapatkan pempimpin yang baik akan tergerus dengan suasana ketidak kondusip," katanya.

Ia meminta kepada penyelenggara pemilu dan penegak hukum untuk meredakan dan menumpas informasi bohong. Kalau ini berjalan optimal maka tidak perlu ada yang ditakuti sebab semuanya bisa diatasi oleh kewenangan yang konstitusional.

"Jadi intinya kita bangun persatuan Indonesia dengan kita sambut pelaksanaan pesta demokrasi dengan penuh kegembiraan. Buruh ingin memberikan contoh, Andi Gani (Presiden KSPI mendukung Jokowi) dan kami mendukung Prabowo, ini tentang pilihan yang tidak boleh menghilangkan persahabatan dan persaudaraan. Kita berbeda tapi tetap dalam bingkai persahabatan dan persaudaraan. Maka elit politik, relawan dan ormas perlu dan tentunya memilki pandangan sama dengan kami," pungkasnya. (Hy)

  • Whatsapp

Index Berita