BNNK Bogor: Sindikat Pengedar Narkoba Asal Nigeria diringkus di Bogor

WARTABHAYANGKARA.COM: BOGOR - Polisi membekuk tiga anggota sindikat pengedar sabu jaringan Nigeria di wilayah Bogor. Dari tangan JI (30) alias Kojeg polisi menyita 417,52 gram sabu siap edar.

Kepala BNNK Bogor Nugraha Setia Budi menjelaskan pihaknya berhasil menangkap para pelaku setelah bekerjasama dengan Satuan II Pelopor Brimob Kedunghalang. Pelaku yang pertama kali ditangkap, berinisial JI alias Kojeg warga Curug Bogor Barat.

Kemudian, setelah dikembangkan, pihaknya berhasil memperoleh 2 pelaku lainnya berinisial RS dan ML warga Cimanggu Kabupaten Bogor.  "Saat ini kita masih melakukan pengembangan terkait narkoba yang diperoleh JI. Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku barang haram tersebut masih ada kaitannya dengan jaringan sindikat pengedar narkoba asal Nigeria," kata Nugraha Setia kepada wartawan, Selasa (5/12/2017).

Dari tangan pelaku berinisial JI, pihaknya berhasil menyita  sabu seberat setengah kilogram atau sekitar 417,52 gram.  "Jadi diduga kuat JI ini masih ada kaitannya dengan sindikat jaringan narkotika internasional, dengan modus operandi pengedarannya melalui media sosial. Sabu yang dijual dipecah dalam bungkusan kecil," kata Nugraha Setia.

JI ditangkap semalam sekitar pukul 21.00, Senin 4 Desember 2017 di Perum Curug Sari Agung Kelurahan Curug Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.  "Kami dapat informasi dari masyarakat tentang akan adanya transaksi narkoba di sekitar Yasmin. Di salahsatu tempat makan di daerah Yasmin, petugas langsung melakukan penangkapan. Namun tidak ditemukan barang bukti.

Setelah  digeledah di rumahnya ditemukan  1 tas hitam berisi 417,52 gram sabu," ucap Nugraha Setia Sementara itu tersangka RS dan ML ditangkap di depan minimarket di Desa Leuweung Kolot Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor. Petugas melakukan penggeledahan kepada kedua tersangka. Di celana ML ditemukan satu paket ganja kecil di dalam bungkus rokok. Sedangkan di tangan RS tidak ditemukan barang bukti.

"Kami lakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan ke kandang ayam di Kp Ciaruten Cibungbulang Kabupaten Bogor ditemukan 6 paket ganja bungkus kecil dan 11 paket sabu," kata Nugraha. Khusus  tersangka JI, dikenakan pasal 114 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup.

"Atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, dan denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditambah 1/3," kata Kepala BNNK Bogor Nugraha Setia Budi.(Adhy)