Dokter Tarigan Tidak Terdaftar Sebagai Anggota IDI

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Ternyata dokter Adi Kusuma Tarigan, belum menjadi anggota Ikatan Dokter Indonesia. Menurut dr. Hamdy, ketua IDI Kabupaten Pasaman, status keanggotaan dr. Tarigan dalam IDI, baru dalam tahap proses. Belum SAH. Demikian keterangan Ketua IDI Kabupaten Pasaman kepada (17/04/2018), melalui ponsel. 

Dokter Tarigan yang sudah 12 tahun lebih menjalani profesi dokter pemerintah (ASN), melakukan praktek kedokteran atau bekerja sebagai dokter fungsional, tanpa STR atau berperaktek secara illegal. 

Soal kebenaran dr. Adi Kusuma Tarigan yang belum memperoleh STR tersebut, dibenarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman melalui Afrizon, Kabid Sumberdaya Kesehatan. Setelah dikonformasikan kepada dr. Adi Kusuma Tarigan, dan dr.Tarigan ini juga membenarkan.

Salah satu persoalan yang timbul, praktek kedokteran tanpa memiliki STR adalah pelanggaran Kode Etik Kedokteran. Tetapi atas pelanggaran Kode Etik Kedokteran yang dilakukan dr. Tarigan, tidak dapat diproses oleh IDI, karena yang dapat diproses oleh IDI hanyalah anggota IDI. 

Dari sisi lain, oleh karena dr. Tarigan tidak dibawah perlindungan IDI, maka menurut salah seorang dokter yang telah termasuk senior di Pasaman, semua pelanggaran yang dilakukan dr. Tarigan, dapat secara langsung diseret ke ranah pidana. 

Hal yang sangat menggelitik dan menimbulkan tanda tanya besar lagi, menurut Apen, seorang tokoh masyarakat Nagari Cubadak dan ditunjuk sebagai salah seorang anggota Pengawas Puskesmas Cubadak, adalah : Apa pertimbangan Pemkab Pasaman mengangkatnya menjadi Kepala Puskesmas Cubadak. Sedangkan dari sisi prilaku, dr. Tarigan, walaupun sudah berpuluh tahun jadi dokter dan berpraktek sebagai dokter, tidak mengurus dirinya menjadi anggota IDI dan tidak mengurus legalitasnya berperaktek melalui STR. Sedangkan Kepala Puskesmas, hanyalah tugas tambahan, bukan struktural. Kepala Puskesmas tetap mempunyai kewajiban fungsional sebagai dokter yang wajib mempunyai STR. 

"Benarkah ada intervensi seseorang anggota DPRD Kabupaten Pasaman dalam keberuntungan dr.Tarigan menjadi kepala Puskesmas Cubadak sebagaimana issu yang berkembang ? ", hal ini masih menjadi misteri, terang Apen kepada media di rumahnya, di Simpang Kalam, Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman. (Anto)

Index Berita